Logo
Kembali ke Berita

Biaya Haji 2026 Diprediksi Naik 8-10 Persen

Biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 diprediksi mengalami kenaikan sekitar 8-10 persen dibanding tahun sebelumnya akibat inflasi dan kurs dolar.

T

Tim Ekonomi Beritahaji

04 February 2026

•5 menit baca•3 views

Biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 diprediksi mengalami kenaikan sekitar 8-10 persen dibanding tahun sebelumnya akibat inflasi dan kurs dolar.

Jakarta - Kementerian Agama memperkirakan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2026 akan mengalami kenaikan berkisar 8-10 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan oleh beberapa faktor ekonomi global. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag menjelaskan bahwa ada beberapa komponen yang mempengaruhi BPIH, antara lain: 1. Kurs rupiah terhadap dolar AS dan riyal Saudi 2. Inflasi di Arab Saudi 3. Biaya akomodasi dan transportasi 4. Biaya katering dan konsumsi 5. Biaya operasional di tanah air dan Arab Saudi "Kami sedang melakukan perhitungan detail dan akan segera mengumumkan BPIH final dalam waktu dekat," ujar Dirjen. Sebagai gambaran, jika BPIH tahun lalu sekitar Rp 52 juta, maka untuk tahun 2026 diperkirakan berada di kisaran Rp 56-57 juta per jamaah. Namun, angka ini masih bersifat sementara dan menunggu penetapan resmi. Kemenag mengimbau para calon jamaah untuk segera melunasi BPIH setelah ada penetapan resmi agar terhindar dari fluktuasi kurs yang bisa merugikan. Pemerintah juga tengah mengkaji kemungkinan subsidi untuk meringankan beban jamaah, terutama bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah.
biaya haji
BPIH
ekonomi
kenaikan

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar

Belum ada komentar